Kamis, 17 Mei 2012

Perkembangan Teknologi Telekomunikasi dan Peran Konvergensi di Bidang Pendidikan


Perkembangan Teknologi Telekomunikasi dan ICT Dalam Era Konvergensi di Bidang Pendidikan

Telekomunikasi kini bergeser menjadi salah satu kebutuhan  primeer. Peranannya dalam pembangunan peradban umat manusia tidak bisa diabaikan. Bahkan kualitaas suatu bangsa dapat diukur melalui tingkat kemajuan telekomunikasi bangsa tersebut. Kemajuan dari bida ng Telekomunikasi didukung oleh banyak factor, diantaranya ada kemajuan yang sangat pesat dibidang ICT.
ICT yang merupakan kependekan dari Information and Communication Technologies yang dalam bahasa Indonesia adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). ICT merupakan wadah dari serangkaian terminology yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses sampai menyampaikan informasi. Teknologi Informasi adalah segala sesuatu yang meliputi semua proses dalam pengunaan alat bantu, dan penggunaan informasi. Sedangkan Teknologi Telekomunikasi adalah segala sesuatu yang  berkaitan dengan proses pengiriman informasi dari satu perangkat ke perangkat lainnya. ICT dalam arti luas adalah serangkaian proses manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah ini muncul pada Abad ke-20 yaitu pada saat muncul perpaduan antara teknologi computer dengan teknologi kumunikasi.
Kovergensi adalah bersatunya layanan telekomunikasi, teknologi informasi, dan penyiaran yang merupakan kegiatan penyediaan jasa dan melalu media transimisi yang sama. Ciri – ciri jaringan yang sudah konvergen :
1.      Jaringan berbasis IP atau packet switching network
2.      Jaringan terbuka sehingga setiap orang dapat  lebih cepat dalam mengaksesnya kapan dan dimana saja
3.      Jaringan Broadband, yaitu jaringan yang memiliki bandwith yang lebar sehingga memiliki kualitas yang tinggi
Pembagian Industri ICT
1.      Manufacturing Telecommunications and ICT Equipment
Industri yang bergerak dibidang pembuatan Perlengkapan Telekomunikasi dan ICT baik dalam bentuk Hardware maupun Software. Perusahan besar yang bergerak di bidang ini contohnya, Alcatel, AT&T, Samsung, dll.
2.      Telecommunications Service Provision
Industri yang bergerak di bidang penyaluran dan pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan perkembangan dunia ICT. Pada bidang ini pelaku industry harus terus dapat memberikan ide – ide kreativitasnya dan inovasi – inovasi yang tiada hentinya. Karena perkembangan yang sangat cepat, sering sekali banyak inovasi yang masi hangat dalam pembicaraan sudah memiliki pengganti yang sudah berada diatasnya. Untuk itulah para dunia Industri dituntut inovasi – inovasi dan ide – ide kreativitasnya.
3.      Content Industry and Provider
Industri yang bergerak dibidang memberikan pelayanan dan content dari ICt itu sendiri. Yang  isinya sangat tidak terbatas.

Perkembangan Dunia Telekomunikasi


Pemanfaatan perkembangan ICT dalam dunia Pendidikan
 Seiring berkembangaya dunia ICT yang di dorong oleh perkembangan dari setiap hardware dan aplikasi pendukung untuk menciptakannya maka ICT pun terus berkembang tanpa bisa dihentikan. Perkembangan ICT ini pun banyak berdampak dikehidupan sehari – hari baik dari sector pendidikan, teknologi, yang bisa saling membangun  untuk menciptakan sebuah peluang bisnis yang sangat menguntungkan.
Dengan perkembangan dunia ICT yang memudahkan kita dalam pengelolaan informasi dan pendistribusian informasi dengan pemanfaatan jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang yang dapat dimanfaatkan diberbagai bidang kehidupan manusia, salah satunya adalah bidang pendidikan. Melalui ICT juga kita dapat merubah tampilan dunia belajar yang identik dengan membosankan dan serangkaian proses yang ribet kini telah berubah menjadi sangat  menarik dengan adanya simulasi untuk persoalan – persoalan yang ribet tadi melaui animasi. Berangkat dari situlah maka banyak bermunculan jargon – jargon baru, seperti e-learning, e-book, e-library, e-laboratory, e-education. Awalan e pada setiap jargon tadi bermakana electronics yang secara tidak langsung dimaknai berdasarkan teknologi elektronika digital.
1.      e-book
e-book adalah suatu teknologi pemanfaatan computer yang mengintegrasikan multimedia sebagai ajang bahan pembelajaran. Dengan sifatnya yang mencakup multimedia maka e-book dapat mengcover untuk menayangkan informasi dalam bentuk, suara, animasi, video, grafik, gambar, maupun movie.
2.      e-learning
e-learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana penyajian dan pendistribusian informasi (SEAMOLEC). Dan telah disepakati bahwa yang dimaksud dengan e-learning adalah melalui akses internet yang minimal melalui sebuah website yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi – materi pembelajaran. e-learning juga telah memiliki dua konsep yang sedang diterpakan di dunia pendidikan yaitu konsep Generasi I dan konsep Generasi II. Perbedaan mencolok yang tampak pada kedua konsep ini adalah pada konsep Generasi I pembelajaran jarak jauh melalui akses internet, sedangkan pada konsep Generasi II pembelajaran jarak jauh melalui ICT (Satelite, HFC, WiMax) dan pada konsep Generasi II lebih memiliki banyak infrastruktur yang tentunya akan sangat membantu jika dimiliki. Pemilihan konsep ini tergantung pada kondisi area pendidikan si pengguna konsep.
Secara Singkat dalam diambil kesimpulan dalam menerapkan ICT dalam dunia pendidikan, memiliki beberapa konten utama yaitu :
·         Infrastruktur    
Ø  PC + LAN dengan akses Internet
·         Aplikasi           
Ø  Sistem Informasi Kegiatan Akademis
Ø  SIM Sekolah / Kampus
Ø  SIMDIKNAS
Ø  Perpustakaan Digital
·         Content
Ø  Bahan Ajar
Ø  Bank Soal

Tahapan – Tahapan Sistem Pendidikan yang Mengadopsi ICT
UNESCO telah mengidentifikasi  4 (empat) tahap dalam sistem pendidikan yang mengadopsi ICT atau TIK, yaitu :
1.      Tahap emerging; yaitu perguruan tinggi/sekolah berada pada tahap awal. Pendidik dan tenaga kependidikan mulai menyadari, memilih/membeli, atau menerima donasi untuk pengadaan sarana dan prasarana (supporting work performance)
2.      Tahap applying; yaitu perguruan tinggi/sekolah memiliki pemahaman baru akan kontribusi TIK. Pendidik dan tenaga kependidikanu menggunakan TIK dalam manajemen sekolah dan kurikulum (enhancing traditional teaching)
3.      Tahap infusing; yaitu melibatkan kurikulum dengan mengintegrasikan TIK. Perguruan tinggi/sekolah mengembangkan teknologi berbasis komputer dalam lab, kelas, dan administrasi. Pendidik dan tenaga kependidikan mengekplorasi melalui pemahaman baru, dimana TIK mengubah produktivitas professional (facilitating learning).
4.      Tahap Transforming; yaitu perguruan tinggi/sekolah telah memanfatkan TIK dalam seluruh organisasi. Pendidik dan tenaga kependidikan menciptakan lingkungan belajar yang integratif dan kreatif (creating innovative learning environment) melalui TIK

0 komentar:

Posting Komentar