Perkembangan Teknologi Telekomunikasi

Kovergensi adalah bersatunya layanan telekomunikasi, teknologi informasi, dan penyiaran yang merupakan kegiatan penyediaan jasa dan melalu media transimisi yang sama

DECT Standart Cipher

DECT merupakan singkatan dari Digital European Cordless Telecommunications yaitu standard komunikasi digital yang umumnya digunakan untuk menciptakan system telepon tanpa kabel. DECT Standar Cipher adalah enkripsi standar, digunakan dalam ponsel untuk

Global Positioning System

GPS adalah system untuk menentukan posisi dipermukaan bumi dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit. Global Positioning System merupakan sistem koordinat global yang

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 02 November 2012

SISTEM KERJA TELEPON UMUM

Telepon umum adalah fasilitas layanan telepon publik dengan cara pelayanan memasukan uang (pada umumnya koin) atau kartu telepon sebelum melakukan panggilan. Telepon umum pertama kali ditemukan oleh William Gray tahun 1889 dan dipasang pada sebuah bank di daerah hart ford Connecticut. Penemuan tersebut berkembang dengan pesat dan pada tahun 1992 jumlah telepon umum di amerika serikat 81.000 buah.  
Pada tahun 1905, telepon umum koin ciptaan Bell dipasang pertama kali secara outdoor pada Jalan Cincinnati. Telepon umum itu tidak begitu menarik perhatian masyarakat karena pemakaian telepon secara pribadi kurang bisa dilakukan di tempat publik.
Secara umum telepon umum dibagi menjadi dua jenis, yaitu :

1.    Telepon Umum Koin
Telepon umum koin adalah jenis telepon umum yang menggunakan koin atau uang koin sebagai alat pembayarannya. Lazimnya, pecahan koin yang digunakan adalah pecahan 200, 500, dan 1000 rupiah. Lama pembicaran yang tersedia bagi pengguna tergantung pda nominal koin yang dimasukkan.
Terdapat seperti timbangan di dalam alat ini, yang digunakan untu membedakan nominal uang yang digunakan untuk menghubungi pengguna telepon lain. Timbangan teersebut  akan secra otomati merespon uang yang dimasukkan kedalam box dari telepon umum dan berdasarkan data yang ada padanya akan dikonversikan menjadi lama waktu yang dapat diguunakan untuk menelepon.

2.    Telepon Umum Kartu
Telepon umum kartu ini pada dasarnya merupakan fasilitas yang sama seperti telepon umum koin. Yang membedakannya adalah media pembayarannya yang berupa kartu (kartu khusus telepon atau kartu serbaguna). Di dalam kartu tersebut telah diberi sejumlah nilai yang kita gunakan untuk menelpon dan kita dapat membelinya di gerai yang melayani pembelian kartu telepon.
Penggunaan kartu ini umumnya hamper sama dengan penggunaan pada system kartu atm.Maksudnya, kita akan menyimpan sejumlah uang dalam kartu terebut yang hanya dapat digunakan untuk menelepon di telepon umum yang berjenis kartu. Didalam kartu ini terdapat semacam garis hitam tebal yang didalamnya isinya berupa kode – kode yang membedakan user, sekaligus sebagai pengenal untuk memebedakan kepemilikan pulsa yang dapat digunakan untuk menelpon. Kartu ini juga memiliki system kerja yang dapat diumpamakan seperti RF-ID yaitu kartu pengenal yang menggunakan sinyal RF untuk membaca kode – kode yang didalamnya, hanya saja pada hal ini akan terintegrasi langsung kedalam system yang bersangkutan untuk digunakan sebagai sarana pengganti uang untuk menelepon.