Kamis, 17 Mei 2012

DECT Standard Cipher

DECT STANDARD CIPHER


A.     Pendahuluan
DECT merupakan singkatan dari Digital European Cordless Telecommunications yaitu standard komunikasi digital yang umumnya digunakan untuk menciptakan system telepon tanpa kabel. DECT Standar Cipher adalah enkripsi standar, digunakan dalam ponsel untuk melindungi komunikasi antara handset dan base station yang terkait. 
DECT ini telah banyak di gunakan di Eropa, Autralia,  Negara – Negara di Asia dan Amerika Selatan. Penggunaan pada Amerika Utara terhambat karena adanya peraturan atur regulasi mengenai frekuensi radio. Hal ini memaksa pengembangan dari jenis DECT, yang  disebut dengan DCET 6.0, yang menggunakan perbedaan range frekuensi, teknologinya pada dasarnya identik, tetapi perbedaan dalam penggunaan frekuensi membuat teknologi ini tidak compatible atau tidak cocok dengan system yang lain, meskipun pada satu pabrikan. DECT juga  hampir menggantikan standart di kebanyakan Negara dimana teknologi ini digunakan, dengan Amerika Utara sebagai pengecualian.
Pada umumnya DECT digunakan di rumah dan perkantoran kecil, tetapii juga tersedia dalam banyak system PBX sebagai media untuk bisnis menengah dan bisini besar. DECT dapat juga digunakan selain pada telepon tanpa kabel. Aplikasi Suara, seperti memonitor anak bayi. Data aplikasi juga tersedia, tetapi hampir tertupi dengan adanya Wi-Fi. Teknologi 3G pada system seluler juga cocok dengan DECT dan Wi-Fi untuk suara dan data. Sekarang ini, kita dapat mencari DECT seperti halnya pada remote control untuk aplikasi industry.
pembicaraan melalui telepon nirkabel, yang menggunakan standar DECT (Digital Enhanced Cordless Telecommunications), sangat mudahdisadap oleh hacker. Tak hanya suara. Koneksi data dengan standard DECT pun dapat disadap, seperti Babyfone atau terminal wireless EC-Card yang umumnya digunakan untuk keperluan reservasi di restoran.
Masalah ini bukanlah hal yang baru karena standar tersebut memang sudah sejak lama dinyatakan vulnerable atau berlubang. Hanya saja, selama ini, penyerang harus menggunakan perangkat DECT-Sniffer yang harganya sangat mahal untuk dapat menyadap sebuah pembicaraan telepon.



Untuk mengatasi hal tersebut,maka dibuatlah suatu standarisasi terbaru dari DECT yaitu DECT Standard Cipher. DECT Standard Cipher terdiri atas 64 bit cipher yang tersusun berdasarkan irrregularly clocked LSFR dan non-linear ouput combiner. Cipher menyediakan kerahasiaan komunikasi pada telepon tanpa kabel.
Telepon tanpa kaabel menggunakan DECT standart cipher tersebar secara menyeluruh ke semua teknologi keamanan dengan 90 juta handset baru setiap tahunnya. Akan tetapi, DECT tidak menyediakan keamanan sebagai aplikasinya seperti gagaluntuk menyampaikan kerahasiaan data dan access control.
DECT sebagai keamanan di cover oleh dua algoritama yaitu :
1.      DECT Standard Authertication Algorithm (DSAA) untuk authetikasi
2.      DECT Standard Cipher (DSC) untuk enkripsi data.
Tulisan ini akan membahas mengenai DECT Standard Cipher (DCS) lebih lanjut, dengan tidak membahas DCET Standard Authentication Algorithm (DSAA). DECT Standart Cipher adalah aliran asinkronous cipher dengan gerbang kompleks rendah yang mengambil 64 kunci rahasia dan 35 bit inisialisasi vector, IV, untuk meng-generate keystream. DECT Standart Cipher mirip dengan GSM A5/1 dan merupakan reverse engineered dari peralatan DECT menggunakan combinasi dari firmware dan hardware. Pada awalnya cipher tidak ditutup secara umum.
DECT Standard Cipher kombinasi antara irregularly clock dengan momori. DECT Standard Cipher ini tersusun atas 4 Galois LSFR, Register (R1, R2, R3, R4) dengan panjang 17, 19, 21, dan 23 tergantung seberapa bagusnya memori untuk output combiner. Untuk setiap bit output register R4 dikunci sebanyak 3 kali dimana R1 sampai R3 dikunci sebanyak 2 atau 3 kali. Keputusan clocking ini ditentukan sendiri untuk setiapirregularly clocked register. Keputusan tersebut biasanya berdasarkan 1 dari3 bit terendah dari R4 dan bit tengah clock register yang lain.
DECT Standart Cipher lebih tanggung dibanding A5/1 berdasarkan indicator dari statistic seperti non-linearity of the round dan filter function, key size dan state size. Akan tetapi DECT Standard Cipher digunakan pada DECT didalam proses inisialisasi kurang dari setengah nomor dari sekitarnya ketika dibandingkan dengan A5/1 pada GSM. Nomor – nomor itu diinisialisasi sebagai secutitas metricdari ciphers.



DECT standard cipher dalam penggunaannya pada DECT bisa diimprove dalam beberapa cara, yang paling sederhana adalah dengan menaikkan jumlah dari inisialisasi round. Secara kebetulan, kedudukan terputus pada encripsi untuk DECTcontrol channel secara effective menaikkan jumlah dari proses inisialisasi yang mana sebagai sisi dampak melindungi channel data lebih baik. Sementara pengkuran membuat serangan pada kerahasiaan data lebih sulit, Cipher pada DECT Standart Cipher seperti cipher pada umumnya secara konseptual akan melewati dan tidak akan digunakan sebagai aplikasi keamanan. Teknologi kedepannya diharapkan akan include atau termasuk didalamnya level yang tepat dari kerahasiaan dan kekuatan authetikasi.

B.     High-Performance DSC
DECT Standard Cipher mengoptimasi implementasi hardware dimana LSFRbica di implementasikan kedalam sedikit gerbang logika. Untu meminimalisasi compleksitas dari serangan implementasi, tidak disediakannya fasilitas FPGA atau bahkan membangun ASIC untuk DSC computasi. Optimasi dilakukanuntuk meng-akselerasi serangan termasuk bit slicing dan penggunaan bit vector. Cominasi ini menghasilkan kecepatan 25 kali ketika dibandingkan dengan penggunaan biasa.
Optimasi yang dapat dilakukan adalah dengan cara :
1.      Bit Slicing
Pada optimasi 81 bit DSC disimpan kedalam 81 register, setiap register menimpan 128 bit untuk 128 mesin. Dengan hanya 3 XOR clocking untuk R1bisa menghasilang 128 DECT Standart Cipher dengan sangat cepat. Implementasi bit slicing memiliki kekurangan dimana tidak ada cara yang efesien untuk menaikkan register, secara sederhananya pergeseran 1 bit dari R1, 17 lokasi dari memori telah di copy kedalam ring buffer. Secara kebetulan ketika meng-clock register, peng-copian tidaklah begitu penting dan kombinasi single bisa menambahkan dan menurunkan sebagai fasilitas operasi pergeseran. Optimasi ini digunakanselama key setup dan untuk R4 selama proses.
2.      Bit Vectors
Ektrasi dari candidate keys dari persamaan system lebih dioptimasi melalui penggunaan bit vector, sehingga 64 operasi dibutuhkan untuk menghasilkan 128 64 bit keys, dengan membuat template pertama untuk kunci encoding dari 128 kunci dan menggunakan template ini untuk menghasilkan 128 kunci dimana saja di dalam key-space dengan compleksitasi melebihi jumlah bit (64).

C.     Kelemahan dan Kelonggaran DECT Standard Cipher
1.      Fungsi dengan level dari non-linearity yang rendah
2.      Berkurangnya jumlah putaran sebelum kunci pertama dihasilkan
3.      Access ke keystream diketahui oleh C-channel






Referensi
-       MZA Telecoms & IT Analysts: Global cordless phone market. Press Release (August 2009)
  Karsten Nohl and Erik Tews and Ralf-PhilippWeinmann3 Cryptanalysis of the DECT Standard Cipher






0 komentar:

Posting Komentar